Postingan

My Two Sisters

Gambar
Memiliki saudara tentu saja sangat membanggakan, terlebih jika mereka mampu membuat kita tersenyum dalam setiap kesempatan. Sejujurnya, saya memiliki empat, yang kesemuanya perempuan. Bagi saya pribadi, mereka merupakan intan yang tak tertandingi. Saya bangga dengan keempatnya. Harus diakui bahwa kami memiliki jalan masing-masing untuk memperoleh kesejahteraan. Kedua kakak saya, misalnya, lebih memilih dunia kerja sebagai jalan untuk memenuhi kebutuhan hidup demi masa depan, yang tentu saja lebih baik. Begitu pula adik saya yang pertama, selekasnya SMA, atau lebih tepatnya Aliyah, lebih memilih dunia kerja sebagai lahan untuk peningkatan kualitas ekonominya. Sedangkan untuk adik saya yang bungsu, yang kini sedang mengecap dunia Aliyah, entah apa yang akan dipilihnya, namun saya hanya bisa bersaran agar dia bisa memilih yang terbaik dari segala yang baik untuk masa depannya yang lebih cerah. Sejak kecil, kami dibesarkan dalam tradisi keluarga yang ketat. Bisa dikata, semua tindak-t...

Balada Dua Merpati Putih

Gambar
Bermula kata mengemas  makna Berlanjut rasa membekas  cinta Seperti cita meregas  asa Semisal balada melepas  nada Berseru rayakan gempita gembira Bertabur bebintangan pesona cakrawala Laksana gemingnya mantra airmata Berlumur membenam buana tanya Alhasil menyatulah sepasang  raga Berpatri menjadi pelita  jiwa  Berbinar laksana rembulan  purnama Membuncah menjadi tamaran  asmara Seperti dua merpati putih Yang berlabuh di kebun pasir putih Berjanji bersama seia-sekata Dalam urat nadi sukacita-sukaduka Jakarta, Agustus 2011 Untuk sahabatku, semoga kalian menjadi pasangan yang harmonis lagi sakinah, mawadah, warahmah. Amiin.

Antara Kupu-kupu dan Nyamuk

Gambar
Ada sebuah perbandingan yang membuat kita berpikir lho. Sederhana memang, tapi hal itu cukup membuat kita mengambil pelajaran yang berharga. Perbandingan yang dimaksud ialah kebaikan dan keburukan, yang keduanya diwakilkan oleh kupu-kupu dan nyamuk.  Konon, kupu-kupu selalu identik dengan keanggunan, keindahan, dan perubahan ke arah positif. Lain halnya dengan kupu-kupu, nyamuk selalu lekat dengan predikat yang mencerminkan kemalapetakaan, sesuatu yang tidak diinginkan kehadirannya, dan hal lain yang negatif. Kita akui, kedua makhluk tersebut memiliki karakteristik yang tak berbeda dengan lainnya, yang selalu ada sisi plus dan minusnya. Bagi yang berpikir, sesungguhnya dua makhluk ini cukup banyak memberikan kita petunjuk tentang bagaimana seharusnya manusia menjalani hidup dalam kehidupan yang semakin kompleks ini.    "Kupu-kupu dan nyamuk merupakan metafora pilihan hidup, antara kebaikan dan keburukan. Mau menjadi apakah kita?" Kupu-kupu misalnya, memb...

Itu Penilaianku terhadap Diriku Sendiri

Gambar
Mengeluh tanpa ada habisnya ialah kebodohan. Aku sadari betul pernyataan ini. Tapi apakah seperti itu, aku kira tidak jauh berbeda pendapatmu dengan aku. Baiklah, seperti ini perkaranya: aku linglung karena sehabis mengerjakan tugas, aku rasa sudah baik, lenyap tiba-tiba. Apa yang kamu rasakan. Aku merasakan goncangan yang amat dahsyat. Tapi apakah kamu kecewa. Aku menjawab dengan nada suaraku yang parau: mungkin. Ya aku sendiri tidak bisa memastikan. Seperti kata yang kupermainkan, maka aku mempermainkan pikiranku sehingga aku sendiri tak bisa lepas kendali. Akibatnya aku memutuskan jaring sosialku demi sesuatu yang aku sendiri sulit memahaminya. Enyahlah dari pikiranku hai iblis. Tapi dia malah bercokol saja. Tanpa lelah aku kerahkan kekuatanku untuk mengalahkannya. Namun usahaku belum kelihatan ada hasilnya. Bagaimana pendapatmu. Aku rasa, kamu harus membenahi dirimu sebelum terlambat. Jawaban bagus, bahkan lebih bagus dari tidak menjawab sama sekali.  Aku akui bahwa a...

Merubah atau Mengubah?

Gambar
contoh 1 Dalam pelbagai tulisan (lihat contoh 1 dan 2 yang saya ambil dari internet), kita masih banyak menemukan penulisan merubah . Tanpa kita pahami, maka kata merubah seolah benar. Padahal kaidah tata bahasa kita tidak mengenal merubah . Untuk membuktikannya, mari kita kontrastifkan kata tersebut dengan kata mengubah . Caranya dengan memecah kedua kata itu menjadi me- + rubah ( merubah ) dan me- + ubah ( mengubah ). Adakah kedua kata jadian tersebut memiliki kata dasar yang sama?  contoh 2 Semua sepakat, bahwa keduanya tidak memiliki kata dasar yang sama. Yang satu kata dasarnya adalah rubah dan yang lainnya berkata dasar ubah . Me- + rubah berarti menjadikan rubah . Rubah, seperti kita ketahui, adalah sejenis binatang mirip anjing, bermoncong panjang, makanannya daging, ikan, dan lain-lain dengan nama Latin Canis vulpes . Sedangkan me- + ubah bisa berarti menjadikan lain dari semula . Hal ini tampak pada contoh dia berkeinginan kuat untuk mengubah kebiasaannya...

Mari Bersama, Kita Selamatkan PDS H.B. Jassin

Gambar
Beberapa hari belakangan ini, santer berita mengenai wacana penutupan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin, yang lokasinya di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) itu. Tak ketinggalan, media cetak seperti harian Kompas pun ikut bersuara. Baca saja Kompas edisi Minggu (20/3) yang menurunkan berita dengan judul “Koleksi Sastra Terancam”. Tidak hanya itu, media online pun ikut ramai membicarakan hal ini, tengok saja laman kompasiana.com yang salah satunya diposting kompasioner bernama Ajinatha, laman duniaperpustakaan.com dan laman lainya seperti detikhot.com, serta banyak lagi. Sebagai insan Indonesia, saya melihat fenomena ini—atau tepatnya wacana mengenai penutupan PDS H.B. Jassin—sebagai suatu becana nasional di bidang literer Indonesia. Mengapa demikian? Sangat sederhana saja, bahwa dunia sastra merupakan salah satu dari kontruksi tervital sebagai ranah yang menjadi tolok ukur kemajuan peradaban suatu bangsa, manusia. Jika manusia Indonesia tidak menyadari penting adanya pusa...

Sabar, Rajin Shalat, dan Tekun Beribadah merupakan Bagian dari Tujuan Pendidikan dalam Islam

Gambar
PENDAHULUAN MODERNITAS PADA AWAL abad 21 ini telah menunjukkan batang hidungnya sebagai suatu kekuatan baru yang penuh dengan kejutan dan tantangan. Kejutan yang menghadapkan kita pada kenyataan akan kemajuan ilmu dan teknologi serta informasi yang super cepat lagi fleksibel. Dan tantangan yang dilahirkannya adalah globalitas, di mana batas antarnegara di dunia sudah dianggap tak berarti lagi, dan itu mengindikasikan, bahwa penetrasi budaya asing telah mendapatkan celahnya yang strategis. Dengan demikian, filterisasi dari suatu bangsa harus ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkannya adalah, dengan memperkokoh fondasi-fondasi setiap insan melalui pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan memiliki peran yang sangat urgen untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan setiap warga negara agar tetap dalam koridor sehingga mentalitas, akhlak, dan kepribadiannya menunjukkan kemantapan, yang berarti mencerminkan keutuhan identitas bangsa. Maka tak heran, jika pendidikan merupakan suatu t...