Postingan

Susu itu Sehat dan Halal, Baik untuk Pertumbuhan Anak

Gambar
Dalam blog ini, akan ulas sedikit perihal susu sebagai produk yang sehat lagi halal , utamanya karena kebaikannya dalam mendukung pertumbuhan anak. Semoga tulisan dalam blog ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca, dan berguna pula dalam membuka sedikit cakrawala kita tentang pentingnya susu untuk kita konsumsi. SEGALA YANG BAIK ITU HALAL Dalam Al-Quran surah Al-A'raf ayat 157, Allah SWT berfirman,  وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ , yang artinya lebih kurang, "Dan meng halal kan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk." Hal tersebut mengindikasikan bahwa "segala yang baik" berarti membawa manfaat, sesuatu yang bernilai positif, dan tidak bertentangan dengan apa yang sudah digariskan dalam Al-Quran ataupun Al-Hadits, maka yang memenuhi kriteria itulah yang dikatakan " halal bagi mereka". Mereka di sini, tentu saja maksudnya kita, umat manusia. SUSU ITU BAIK ...

Malas, No!

Gambar
"Kenapa kumalas?" Pertanyaan sepele itu, kusambar saja langsung, "Kamu itu tidak malas!" Dan dia, kulihat masih menyernyitkan kening, "Ucapanmu sendiri yang buat malas. Tahu?" Lanjutku, ingin tetap yakinkan dia, kalau sesungguhnya kemalasan itu bukan timbul dari diri, tapi diciptakan: diciptakan oleh ucapan kita sendiri yang sering berkata "Aku malas". Sehingga, respon saraf, respon hati, respon gerak tubuh, menjadi padu dan sepakat untuk membangun "imperium malas". Lalu, aku bercerita pada dedaunan sore yang kekuningan itu, kulantangkan pada dahan-dahannya, "Dulu, aku adalah seorang yang malas, malas ini itu: malas baca, malas ke mana juga, malas ngobrol, malas jalan, malas mengerjakan tugas; malas apa-apa." Kumenghela napas, lalu kukeluarkan dengan perlahan, "Tapi kini dan selanjutnya, aku tak lagi malas, karena malas itu buat sengsara, buat tidak sukses, malas itu biang bencana, biang kemelut, biang lara, malas itu ...

Duapuluh Tiga: Apa Maknanya Buatmu?

Gambar
Tepat pada 19 Juni 2012 kemarin, ulang tahun ke-23, dan ini menjadi semacam titik tumpu untuk mempersembahkan yang terbaik, bagi apa pun yang berhubungan dengan diri, yang salah satunya ialah prestasi. Lebih optimis dan juga lebih matang dalam berpikir, dirasa pribadi sebagai keunggulan yang kini menjadi bekal dalam mengarungi samudera kehidupan, dan otomatis ini bermakna prestasi bagi sahaya. Pertanyaan muncul, "Apa makna 23 buatmu, Aang ?" Angka 23, mengingatkan saya pada film luar yang berjudul The Number 23 . Secara spesifik tentu tak ada hubungannya dengan apa yang menjadi misteri angka 23, itu tak lebih dari sebuah hasil ilusi tingkat tinggi. Sesuatu yang dipercayai, secara psikologis akan memengaruhi pola pikir orang yang mempercayainya, termasuk dalam film yang berjudul The Number 23 itu. Tapi dalam hal ini, saya tak akan membahas film tersebut. Saya hanya menyebutnya sekadar, karena film tersebut ada angka yang kini sedang kita bicarakan, yaitu 23, itu saja. M...

Beranilah Bermimpi

Gambar
Tiada orang besar tanpa mimpi besar. Karena itu, beranilah bermimpi menjadi orang besar. Suatu saat, mimpi itu akan kita tuai dengan sempurna tanpa cacat. Ini harus diyakini dan dipahami dalam diri sebagai upaya perbaikan masa depan hidup dan kehidupan kita. Pahamkan bahwa kita tak sekedar untuk hidup di dunia ini. Sadari pula bahwa hidup kita di dunia ini singkat. Dengan kata lain, dalam hidup yang sebentar ini kita harus berkesan-bermanfaat. Jangan sampai hidup kita yang sebentar ini, tidak menorehkan apa pun. Torehkanlah sesuatu, walau itu hanya setitik. Orang besar ialah orang yang berguna-bermanfaat bagi sekitarnya. Orang besar berarti adanya dibutuhkan-diperlukan oleh orang-orang yang hidup besertanya. Orang besar selalu berkesan kehadirannya, dan kelak ketika tiada, namanya akan terukir apik dalam setiap hati, bahkan yang tak pernah bertatap muka dengannya.  Menjadi orang besar itu mudah. Karena untuk menjadi orang besar, hanya membutuhkan tiga modal. Pertama, bel...

Nation of Islam, Bukan Islam?

Gambar
Benarkah Nation of Islam bukan Islam? Saya menemukan sebuah petikan yang mengejutkan, yang menyebut bahwa Nation of Islam itu bukan Islam. Berikut petikan yang saya maksud itu.   “... Nation of Islam, sebuah kelompok religius yang dipimpin oleh Louis Farrakhan. Nation of Islam sendiri, bertentangan dengan pilihan namanya, bukan merupakan bagian Islam. ... merupakan organisasi pribumi Amerika Serikat. Agama Nation of Islam sendiri diciptakan oleh W.D. Fard, alias Wali Fard Muhammad, di Detroit, Michigan, pada 1930. Gerakan itu kemudian berada di bawah kepemimpinan Elijah Poole, alias Elijah Muhammad, pada pertengahan 1930-an, dan hingga kematiannya pada 1975. ... “... dasar keyakinan Nation of Islam, .... Pertama, dalam Nation of Islam, W.D. Fard, pendiri agama tersebut, diyakini sebagai Tuhan. Kedua, dalam Nation of Islam, Elijah Muhammad diyakini sebagai nabi dan pembawa pesan Tuhan. Ketiga, Nation of Islam mendakwahkan pemisahan ras dan keunggulan rasial warga kuli...

Bilingual Saja Tidak Cukup

Gambar
Pada saat kita menerjemahkan suatu naskah tertentu, dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, kita harus memiliki kualifikasi dan kompetensi bahasa sumber. Tapi ternyata penguasaan bahasa sumber saja tidak cukup, diperlukan kompetensi lain, yaitu mengetahui dan memahami budaya bahasa sumber tersebut. Secara mengejutkan, ungkapan di atas mengemuka, ketika untuk kali pertamanya, penulis berkunjung ke salah satu penerbit di daerah Kemang, Jakarta. Menurut mereka, hal itu sangat urgen dan vital, karena bila hanya menguasai bahasanya saja, bisa-bisa salah menerjemahkan kata-kata tertentu, yang secara harfiah berarti "ini", padahal yang dimaksud ialah "itu". Misalnya, masih menurut mereka, frasa katsiru ramadi (bahasa Arab). Secara harfiah, itu artinya "banyak debu", namun ternyata, yang dimaksud dengan frasa tersebut dalam budaya bahasa sumbernya bukan itu, melainkan "dermawan". Ya, jadi di samping menguasai bahasa sumber (baca: bilingual), seoran...

Refleksi Peringatan Sumpah Pemuda ke-83

Gambar
Pemuda itu harus punya cita-cita Tanpa cita-cita Pemuda tak berarti apa-apa Bahkan bila pun sudah tua jua Tetap cita-cita haruslah dipelihara Bagus-bagus kalau dilaksana Itu poin plus yang sungguh luar biasa Pemuda itu harus punya idealisme Agar hidup penuh dengan optimisme Pemuda juga harus punya karya Untuk masa ketika sudah muda Jadinya ada yang bisa dibaca Kelak cucu kita 'kan bangga Kita pun jadi berguna Pemuda itu harus punya nyali Berani menentang tirani Pemuda juga harus punya retorika Jika kelak bicara punya nyala Dan jadinya punya daya Maka berwibawalah pemuda Masa depan bangsa pun jadinya tak gulita Pemuda juga tak sekedar punya kata Karena yang terpenting aksi nyata Maka segeralah ambil pusaka Tunjukkan pada dunia Pemuda Indonesia masih ada Selamat hari Sumpah Pemuda! Bergunalah pemuda Indonesia! (Refleksi Peringatan Sumpah Pemuda ke-83) Pamulang, 28 Oktober 2011